PROPOSAL
KEGIATAN PENYULUHAN KESEHATAN GIGI DAN
MULUT
MATA KULIAH UPAYA KESEHATAN BERBASIS MASYARAKAT II
di
Wilayah Desa Oi Maci Kecamatan Sape Kabupaten Bima NTB
Tanggal
pelaksanaan 20 S/D 21 Oktober 2020
Pelaksana
:
Jumiati
P1337425217018
PRODI DIV TERAPIS GIGI
JURUSAN KESEHATAN GIGI
POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN
SEMARANG
2020
HALAMAN PERSETUJUAN
Proposal
kegiata Penyuluhan Kesehatan gigi dan Mulut ini merupakan bentuk Upaya
Kesehatan Bersumber Masyarakat diwilayah
Desa Oi Maci yang akan dilaksanakan pada tanggal 20 sampai dengan 21 Oktober
2020. Proposal ini disetujui pada tanggal 17 Oktober 2020
Pelaksana
kegiatan :
Nama : Jumiati
NIM : P1337425217018
Semarang, 16 Oktober 2020
MENGETAHUI
Ketua
Program Studi Dosen
Pembimbing
DIV
Terapi Gigi
Salikun, S.Pd, M.Kes Salikun,
S.Pd, M.Kes
NIP.
................................ NIP.
...................................
BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar
Belakang
Dalam undang – undang nomor 36 tahun 2009 tentang
Kesehatan di pasal 93 disebutkan bahwa pelayanan kesehatan gigi dan mulut
dilakukan untuk memelihara dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dalam
bentuk meningkatan kesehatan gigi, penyakit gigi, pengobatan penyakit gigi dan
pemulihan kesehatan gigi oleh Pemerintah, pemerintah daerah, dan atau
masyarakat yang dilakukan secara terpadu, terintegrasi dan berkesinambungan.
Prevalensi karies gigi dan penyakit gingivitis tinggi di
masyarakat dan hasil penelitian menunjukkan karies gigi mempunyai dampak yang
luas, yaitu gangguan pada kualitas hidup antara lain keterbatasan fungsi,
disabilitas fisik, ketidaknyamanan psikis dan disability psikis.
WHO padatahun 2003 telah membuat acuan Global Goals for
Oral Health 2020, yaitu meminimalkan dampak dari penyakit mulut dan
kraniofasial dengan menekankan pada upaya promotif dan mengurangi dampak
penyakit sistemik yang bermanifestasi di rongga mulut dengan diagnose dini,
pencegahan dan manajemen yang efektif untuk penyakit sistemik.
Sasaran Kegiatan UKBM kepada kelompok masyarakat umur
22-35 di desa Oi Maci yang proporsi bermasalah dengan gigi dan mulut.
Hasil pemeriksaan yang dilakukan pada kelompok umur 22-35
di desa Oi Maci pada tanggal 13 Oktober 2020 di dapatkan hasil Proporsi
tertinggi pada usia produktif 22 – 35
tahun sebesar 30,5 % dan EMD sebesar 10’3 %
Maka dari itu, untuk meningkatkan derajat kesehatan gigi
dan mulut pada kelompok umur 22 – 35 desa Oi Maci perlu dilaksanakan
pelayananan asuhan kesehatan gigi dan mulut.
B.
Masalah
1.
Data
Masalah
Berdasarkan hasil data 10 KK
di RT 003 RW 002 Desa Oi Maci Kecamatan Sape Kabupaten Bima Provinsi Nusa
Tenggara Barat telaha dilakukan survey mengenai kesehatan gigi dan mulut, dapat
dilihat dari pengetahuan, sikap dan perilaku masyarakat bahwa kurangnya
tindakan,pengetahuan dan sikap dalam menjaga kesehata gigi dan mulutnya.
2.
Identifikasi
Masalah
Berdasarkan hasil pengumpulan data
masalah masyarakat di RT 003 RW 002 Desa Oi Maci Kecamatan Sape Kabupaten Bima
NTB pada tanggal 13-14 Oktober 2020 ditemukan beberapa masalah yang berkaitan
dengan indikator permasalahan dari pengambilan data menggunakan kuesioner
kesehatan gigi dan mulut, antara lain :
PENGETAHUAN
|
No |
Pertanyaan |
Benar |
Salah |
Tidak
tahu |
N |
|
1. |
Menyikat gigi menyebabkan gigi berlubang |
0 |
10 |
0 |
10 |
|
2. |
Menyikat gigi membuat gigi menjadi lebih
putih |
8 |
0 |
2 |
10 |
|
3. |
Penyebab gigi berlubang adalah sisa makanan
yang tidak dibersihkan |
6 |
2 |
2 |
10 |
|
4. |
Kesehatan
gigi dan mulut mempengaruhi kondisi kesehatan secara umum |
2 |
1 |
7 |
10 |
|
5. |
Menyikat
gigi dua kali sehari ketika mandi pagi dan mandi sore |
8 |
2 |
0 |
10 |
|
6. |
Bentuk
bulu sikat gigi yang tepat dengan bulu halus dan ujung kepala sikat mengecil |
1 |
3 |
6 |
10 |
|
7. |
Sikat gigi yang baik memiliki warna dan
bentuk yang menarik |
2 |
4 |
4 |
10 |
|
8. |
Sikat gigi
sebaiknya diganti tiap 6 bulan sekali |
5 |
0 |
5 |
10 |
|
9. |
Makanan manis dan lengket dapat merusak
gigi |
10 |
0 |
0 |
10 |
|
10. |
Menyikat gigi dua kali sehari, pagi setelah
sarapan dan malam sebelum tidur |
10 |
0 |
0 |
10 |
SIKAP
|
No |
Pertanyaan |
Setuju |
Kurang
Setuju |
Tidak
Setuju |
N |
|
1. |
Menyikat gigi minimal dua kali sehari |
10 |
0 |
0 |
10 |
|
2. |
Gigi berlubang akan sembuh sendiri tanpa
ditambal |
2 |
4 |
4 |
10 |
|
3. |
Gigi berlubang disebabkan konsumsi gula
yang berlebihan |
10 |
0 |
0 |
10 |
|
4. |
Kontrol
kesehatan gigi ke dokter gigi 6 bulan sekali |
0 |
8 |
2 |
10 |
|
5. |
Normalnya gusi memang mudah berdarah saat
menyikat gigi |
4 |
3 |
3 |
10 |
|
6. |
Sikat gigi diganti jika bulu sikatnya sudah
mekar |
10 |
0 |
0 |
10 |
|
7. |
Jika belum
timbul rasa sakit maka gigi tidak perlu diobati |
8 |
2 |
0 |
10 |
|
8. |
Menyikat gigi setiap hari sebelum tidur |
6 |
2 |
2 |
10 |
|
9. |
Gigi akan
ngilu saat berkumur/meminum air dingin/es |
7 |
1 |
2 |
10 |
|
10 |
Menyikat
gigi dua kali saat mandi pagi dan sore |
6 |
3 |
1 |
10 |
TINDAKAN
|
No |
Pertanyaan |
Sering |
Kadang-kadang |
Tidak
Pernah |
N |
|
1. |
Membersihkan gigi dengan menggunakan sikat
dan pasta gigi |
7 |
3 |
0 |
10 |
|
2. |
Menyikat
gigi dua kali dalam sehari |
4 |
6 |
0 |
10 |
|
3. |
Menyikat
gigi setelah makan pagi dan sebelum tidur malam |
5 |
5 |
0 |
10 |
|
4. |
Menyikat gigi bagian belakang saja, karena
gigi tersebut sangat penting untuk pengunyahan |
0 |
4 |
6 |
10 |
|
5. |
Mengunjungi
dokter gigi 6 bulan sekali |
0 |
4 |
6 |
10 |
|
6. |
Mengobati
gusi ketika berdarah |
2 |
1 |
7 |
10 |
|
7. |
Memakan
cemilan 2-3 kali sehari |
2 |
6 |
2 |
10 |
|
8. |
Menggunakan pasta gigi berfluoride |
2 |
6 |
2 |
10 |
|
9. |
Menyikat gigi bagian depan saja, karena
gigi tersebut sering dilihat |
2 |
4 |
4 |
10 |
|
10. |
Membersihkan gigi dengan berkumur –kumur |
5 |
3 |
2 |
10 |
Keterangan
n : Jumlah Keseluruhan menjawab
N : Jumlah KK
3. Prioritas Masalah
|
No. |
Masalah |
U |
S |
G |
TOTAL |
PRIORITAS |
|
1. |
Pengetahuan |
3 |
4 |
3 |
10 |
III |
|
2. |
Sikap |
4 |
3 |
4 |
11 |
II |
|
3. |
Tindakan |
4 |
4 |
4 |
12 |
I |
Keterangan
:
Skor
U = 0 – 5 ( Tidak Penting – Sangat
Penting )
Skor
S = 0 – 5 ( Tidak Serius – Sangat Serius )
Skor G = 0 – 5 ( Tidak berdampak – Sangat berdampak )
C. Tujuan
1.
Tujuan
Umum
a. Meningkatkan
partisipasi masyarakat RT 003 RW 002 Desa Oi Maci dalam upaya meningkatkan
derajat kesehatan gigi yang optimal
b. Meningkatkan
Pengetahuan, sikap dan tindakan masyarakat RT 003 RW 002 dalam menjaga dan
memelihara kesehatan gigi dan mulutnya
2.
Tujuan
Khusus
a. Meningkatkan
kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut
b. Meningkatkan
status kesehatan gigi dan mulut
c. Meningkatkan
upaya promotif kesehatan gigi dan mulut kepada msayarakat RT 002 RW 003 Desa Oi
Maci
D.
Nama
Kegiatan dan Sasaran Kegiatan
Kegiatan
Penyuluhan Kesehatan Gigi dan Mulut dengan sasaran anggota keluarga sebanyak 10
KK yang berada di wilayah Desa Oi Maci Kecamatan Sape Kabupaten Bima NTB.
E.
Waktu
dan Tempat Kegiatan
Kegiatan
Penyuluhan Kesehatan Gigi dan Mulut akan diselenggarakan pada tanggal 20 s.d 21
Oktober 2020 bertempat di Desa Oi Maci
F.
Pengorganisasian
Panitia
penyelenggara dibentuk untuk mendukung pelaksanaan kegiatan kesehatan gigi dan
mulut. Struktur organisasi panitia penyelenggara yaitu sebagai berikut :
Pelindung :
1.
Ketua Prodi DIV Terapis Gigi : Salikun, S.SiT, M.Pd
2.
Ketua RT :
Mahfud Nurdin
Penanggungjawab :
1. Nama
Pembimbing : Salikun, S.SiT, M.Pd
Nama : Jumiati
NIM : P1337425217018
BAB
II
KEGIATAN
A.
Kegiatan
1.
Alternatif
Penyebab Masalah
|
No |
Prioritas Masalah |
Penyebab Masalah |
Alternatif Penyelesaian Masalah |
Kegiatan |
|
1. |
Rendahnya
Pengetahuan masyarakat mengenai waktu yang tepat untuk menyikat gigi |
Kurangnya
kegiatan penyuluhan kepada masyarakat |
-
Tenaga Kesehatan bisa melakukan
kegiatan penyuluhan 3 bulan sekali |
-
Melakukan Penyuluhan |
|
2. |
Kurangnya pengetahuan
masyarakat mengenai bentuk sikat gigi yang tepat |
Kurangnya pendapatan
ekonomi dari masyarakat sehingga menyebabkan penggunaan alat dan bahan
seadanya |
-
Penyuluhan |
-
Melakukan Penyuluhan |
|
3. |
Kurangnya Sikap masyarakat
yang mengetahui dan memiliki kemauan untuk rutin mengontrol kesehatan gigi
dan mulutnya pada klinik gigi setiap 6 bulan sekali |
-
Mahalnya biaya untuk menontrol ke
klinik gigi -
Kurangnya tenaga kesehata gigi dan
mulut di puskesmas |
-
Memberikan Penyuluhan Kepada
masyarakat -
Melakukan kesepakatan kepada seluruh
dokter gigi maupun yang memiliki praktek klinik gigi |
-
Melakukan Penyuluhan |
|
4. |
Tingginya sikap masyarakat
yang tidak mau memeriksa gigi dan mulutnya sebelum merasakan sakit |
Mahalnya
biaya perawatan yang menyebabkan masyarakat tidak ingin memriksa gigi sabelum
merasakan saki |
-
Memberikan Penyuluhan Kepada
masyarakat -
Melakukan kesepakatan kepada seluruh
dokter gigi maupun yang memiliki praktek klinik gigi |
-
Melakukan Penyuluhan -
Advokasi kepada klinik gigi dan
puskesmas |
|
5. |
Masih rendahnya kebiasaan
menyikat gigi sebelum tidur malam |
Tingginya
rasa malas pada waktu malam |
-
Melakukan penyuluhan |
-
Melakukan Penyuluhan |
2.
Rencana
Tindak Lanjut
|
No |
Kegiatan |
Refleksi
Tindak Lanjut |
|
1. |
Perkenalan dan Pre-Test |
Pre Test dilakukan agar mahasiswa
mengetahui sejauh mana pengetahuan, sikap dan tindakan masyarakat dalam
menjaga kesehatan gigi dan mulutnya sebelum dilakukan penyuluhan |
|
2. |
Penyuluhan tentang
Terjadinya Gigi berlubang |
Diharapkan Masayarakat
dapat mengetahui proses terjadinya gigi berlubang, dan dapat melakukan
pencegahan agar tidak terjadinya gigi berlubang pada anggota keluarga |
|
3. |
Penyuluhan tentang tekhnik
menyikat gigi yang baik dan benar |
Diharapkan masyarakat bisa
mengetahui dan mempraktekkan bagaimana tekhnik menyikat gigi yang baik dan
benar untuk drinya sendiri dan anggota keluarga |
|
4. |
Penyuluhan tentang makanan
kariogenik |
Diharapkan masyarakat bisa
mengetahui dan memahami apa saja makanan yang baik bagi kesehatan gigi dan
makanan yang tidak baik untuk kesehatan gigi |
|
5. |
Evaluasi dan Post Test |
Setelah dilakukan
penyuluhan diharapkan masyarakat lebih mengetahui dan lebih mengerti
bagaimana cara menjaga kesehatan gigi dan mulutnya sendiri dan anggota
keluarga |
3.
Monitoring
dan Evaluasi
Monitoring
Pelaksanaan Kegiatan
Penyuluhan tentang kesehatan gigi dan mulut yang akan diselenggarakan di Desa
Oi Maci RT 003 RW 02 perlu dilakukan pemantauan ( monitoring ) untuk menemukan
permasalahan yang menghambat program kegiatan dengan cara sebagai berikut :
a. Melakukan
Kunjungan rutin untuk memastikan keberlangsungan kegiatan
b. Membuat
kriteria keberhasilan kegiatan yang mencakup :
1. Ketersediaan
peserta dalam mengikuti kegiatan
2. Alat
dan bahan yang akan digunakan dalam melaksanakan kegiatan
3. Alokasi
waktu pelaksanaan kegiatan
Evaluasi
a. Evaluasi
Jangka Pendek
1. Penjajakan
awal
Dengan Pre test yang
dilakukan sebelum penyuluhan dimulai
2. Evaluasi
akhir / Evaluasi Out put ( Penilaian terhadapa materi )
Dengan post test dilakukan
setelah pelaksanaan penyuluhan selesai untuk menguji sejauh mana masyarakat
dapat menyerap materi yang diberikan.
Kedua hasil pre test dan
post test dibandingkan untuk melihat apakah ada peningkatan nilai sebelum dan
sesudah diberikan materi.
b. Evaluasi
Jangka Panjang
Untuk mengetahui perilaku
masyarakat setelah diberikannya penyuluhan agar sesuai dengan harapan.
Sedangkan untyk evaluasi jangka panjang dilakukan minimal 6 bulan setelah dilakukannya kegiatan penyuluhan
yaitu padan bulan oktober 2020.
B.
Metode
1. Ceramah
2. Demonstrasi
3. Tanya
Jawab
4. Simulasi
C.
Prosedur
Kegiatan
1. Cara
Pendekatan
Melalui upaya atau proses
menumbuhkan kesadaran, kemauan serta kemampuan masyarakat dalam mengenal,
mengatasi, memelihara, melindungi serta meningkatkan kesejahteraan mereka
sendiri.
2. Bentuk
Kegiatan
Pemberdayaan masyarakat
adalah meningkatkan kemandirian di masyarakat dan peduli terhadap masalah
kesehatan yang muncul di masyarakat. Sasarannya berupa masyarakat. Salah satu
hasil dari upaya ini dapat berwujud upaya kesehatan bersumber maayarakat ( UKBM
) yaitu penyuluhan tentang kesehatan gigi dan mulut pada msayarakat.
3. Tindak
Lanjut yang diharapkan setelah pendekatan
Melalui pemberdayaan
masayarakt di bidang kesehatan ( penyuluhan ) , masyarakat diharapkan mampu
mengatasi sendiri masalah kesehatan mereka secara mandiri. Juga mencakup
kemampuan untuk memelihara dan melindungi diri dari ancaman kesehatan. Selain
itu juga masayarakat mampu melakukan upaya pencegahan penyakit gigi dan mulut
agar dapat tercapai derajat kesehatan gigi dan mulut yang optimal.
D.
Anggaran
1. Rencana
Kegiatan
Pengeluaran :
|
Nama Barang |
Jumlah |
Harga |
Total |
|
Print
Proposal Kegiatan |
2 |
5.000 |
10.000 |
|
Print
Materi |
1 |
10.000 |
10.000 |
|
Fotokopi
Materi |
10 |
3.500 |
35.000 |
|
Sikat
dan Pasta Gigi |
10 |
10.000 |
100.000 |
|
Biaya
Lain-lain |
|
20.000 |
20.000 |
|
Jumlah
Total |
|
|
175.000 |
2. Sumber
Anggaran Kegiatan
Mahasisawa / Pelaksana ( Jumiati )
E.
Matrik
Kegiatan Pelaksana
|
No |
Nama Kegiatan |
Tempat |
Tanggal |
Penanggung Jawab |
|
1. |
Pembukaan |
Desa
Oi Maci |
21
Oktober |
Jumiati |
|
2. |
Perkenalan
dan Pre Test |
Desa
Oi Maci |
21
Oktober |
Jumiati |
|
3. |
Kegiatan
penyuluhan tentang terjadinya gigi berlubang |
Desa
Oi Maci |
21
Oktober |
Jumiati |
|
4. |
Kegiatan
penyuluhan tentang tekhnik menyikat gigi yang baik dan benar |
Desa
Oi Maci |
21
Oktober |
Jumiati |
|
5. |
Kegiatan penyuluhan tentang makanan
kariogenik |
Desa
Oi Maci |
21
Oktober |
Jumiati |
|
6. |
Evaluasi
masyarakat dengan Post test |
Desa
Oi Maci |
21
Oktober |
Jumiati |
|
7. |
Penutup |
Desa
Oi Maci |
21
Oktober |
Jumiati |
BAB
III
PENUTUP
A.
Kesimpulan
Demikian proposal ini
disusun sebagai pedoman bagi institusi dan pelaksana. Partisipasi dari berbagai
pihak yang dapat mendukung terselenggaranya kegiatan Penyuluhan Kesehatan Gigi
dan Mulut akan bermanfaat untuk semua pihak. Kita semua menginginkan dengan
sungguh-sungguh, agar penyelenggaraan kegiatan penyuluhan kesehatan gigi dan
mulut dapat berjalan dengan lancar dan aman sesuai rencana. Semoga Tuhan Yang Maha Esa memberkati
langkah-langkah kita. Amin
DOKUMENTASI
🥰🥰
BalasHapus